Terbakar Karena Listrik

Tersengat listrik atau tersetrum juga biasa terjadi di rumah. Bila terjadi, tak jarang dapat menyebabkan luka bakar. Selamatkan diri atau keluarga Anda dari sengatan listrik dengan pertolongan pertama berikut ini.

Baca juga : Jual Genset Semarang

1. Segera mematikan sumber arus listrik. Sebelum sumber listrik dimatikan, sebagai penolong, Anda sebaiknya jangan dulu menyentuh korban yang tersengat, apalagi jika sumber listrik memiliki tegangan tinggi. 2. Jika sumber arus tidak dapat dimatikan, tarik korban dari listrik menggunakan benda-benda yang tidak menghantarkan listrik, seperti karpet, keset, dan sapu.

3. Jika mengalami luka bakar, buka semua pakaian yang mudah dilepaskan dan siram bagian yang terbakar dengan air dingin yang mengalir untuk mengurangi nyeri. 4. Jika pingsan, tampak pucat atau menunjukkan tanda-tanda syok, baringkan dengan kepala pada posisi yang lebih rendah dari badan dan kedua kakinya terangkat.

5. Jangan memindahkan kepala atau leher jika terjadi cidera tulang belakang. Setelah aman dari sumber listrik, segera lakukan pemeriksaan terhadap fungsi pernafasan dan denyut nadi. Jika terjadi gangguan fungsi pernafasan dan nadinya tidak teraba, segera bawa ke rumah sakit.

Jatuh Dari Tangga

Penghuni terkadang lalai memerhatikan langkahnya bila berada di tangga. Akibatnya, tak jarang mereka terpeleset dari tangga. Hal ini biasanya menyebabkan adanya benjolan pada bagian tubuh yang terbentur disertai warna kebiruan. Bila terjadi, atasi dengan cara berikut ini untuk meminimalisasi rasa sakitnya.

1. Kompres dingin ke bagian yang benjol agar tidak banyak darah yang merembes ke jaringan. Pengompresan juga akan mengurangi pembengkakan. Kompres selama sekitar 15 menit setiap jamnya pada beberapa hari pertama setelah luka memar timbul.

2. Beri kompres hangat setelah hari kedua. Setelah radang mulai berkurang dengan pemberian kompres dingin, Anda bisa memberikan kompres hangat secara langsung ke luka memar. Kompres hangat akan meningkatkan aliran darah ke jaringan dan mempercepat proses penyembuhan.

3. Jangan berolahraga terlalu keras. Untuk hari pertama dan kedua setelah timbulnya luka memar, hindari olahraga berat karena akan menyebabkan darah terpompa ke seluruh bagian tubuh Anda. Makin banyak darah yang mengalir dari luka, maka keadaan akan semakin lebih parah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *