Mendengar pai susu, mungkin pikiran Anda bakal melayang ke Bali. Ya, pai susu merupakan salah satu oleh-oleh populer dari Pulau Dewata dan Anda dapat melihanya juga di Web Souljournal.org.

Namun kini pai susu pun bisa Anda dapatkan di Bandung, tepatnya Cimahi. Apalagi rasa yang ditawarkan ada 15 jenis. Usaha ini dirintis Yuliawati (37) sejak November 2013 lalu. Ia mengaku jika popularitas pai susu dari Bali yang menginspirasinya untuk merintis bisnis yang sama.

Namun seperti banyak pengusaha ukm lainnya, perempuan yang akrab disapa Yuli ini juga menggunakan metode ATM, yaitu Amati, Tiru, dan Modifikasi. “Saya membuat pai susu dengan beberapa modifikasi,” kisahnya memulai obrolan.

Mematok 15 jenis rasa Bisnis makanan bukan hal yang baru bagi Yuli. Sebelum membuat pai susu dengan 15 rasa, sebelumnya ia sudah membuat beberapa makanan dengan formula yang sama, yaitu 15 rasa yang bisa dilihat juga di Website Souljournal.org.

Misalnya bolu 15 rasa, kue kering dan beberapa produk lain yang menggunakan ‘gimmick’ serba 15 rasa. “Tujuannya agar mudah diingat, dan unik,” jelasnya. Namun di antara sekian produk buatannya yang serba ‘15’, Yuli mengakui jika pai susu inilah yang paling sukses.

Sejak memulai usahanya 4 bulan lalu, saat ini produksi pai susu bisa mencapai 200 boks per hari. Luar biasa bukan? Pai susu buatan Yuli memang berbeda dibandingkan dengan pai susu bali. Khususnya dari ukuran dan rasanya.

Pai susu buatannya berkulit lebih tebal, diameternya lebih besar, namun tetap renyah. Sementara isi pai bisa dibedakan ke dalam dua kategori, yaitu pai asin, dan pai manis. Untuk pai asin, pilihannya terbatas pada pai smoked beef, dan kornet cheese.

Baca Juga; Sate Daging Aroma Rempah

Sedangkan pai manis pilihannya lebih banyak, yaitu pai susu original, cokelat, stroberi, bluberi, apel, fruitty, tiramisu, durian, lemon meringue, cappucino, florentino, brownies almond, hingga kacang mete.

Pai florentino merupakan pai dengan toping kombinasi antara kacang tanah, cornflake, kismis dan ceri. Sementara pai fruitty memadukan potongan buah anggur, jeruk, stroberi dan buah kiwi. Khusus pie fruitty yang menggunakan buah segar, masa konsumsinya terbatas maksimal 2 hari saja.

Sedangkan pai lainnya bisa bertahan hingga 7 hari. “Jika disimpan dalam lemari pendingin atau freezer, tentu bisa bertahan lebih lama lagi,” urainya. Satu boks pai umumnya berbobot 500 gram. Harganya dipatok berkisar antara Rp 30 ribu- Rp 35 ribu. “Tentu saja sebagian dari 15 rasa ini juga akan berganti sesuai selera pasar,” jelasnya.

Berjualan di BBM Meskipun kini bisnis pai susunya sudah mencapai kapasitas produksi 200 boks per hari, awalnya ternyata pai ini hanya berawal dari keisengan semata. Di sela-sela kesibukannya memproduksi bolu, Yuli tiba-tiba ingin menikmati pai susu bali.

Namun karena tak memungkinkan, ia memilih untuk mencoba membuatnya sendiri. Setelah matang, iseng-iseng pai susu difoto, kemudian diunggah sebagai profil di BBM (blackberry messenger) miliknya.

Tak dinyana, sebagian pelanggan yang menjadi teman di BBM-nya justru tertarik dengan pai susu buatannya. “Banyak yang tertarik langsung memesan. Saya sanggupi saja,” ujarnya sambil tertawa. Awalnya, Yuli membuat pai susu original. Ketika pemesanan mulai menanjak naik, ia pun kembali pada formula bisnisnya, yaitu ’15 rasa’.

“Jadi saya memutuskan untuk menjual pai susu, namun dengan formula 15 rasa seperti yang sudah biasa saya lakukan,” terangnya. Akhirnya sejumlah pilihan rasa ia kumpulkan, mulai dari pai susu original, hingga rasa florentino yang memadukan beberapa toping. Idenya ia pikirkan sendiri, dan dibantu dengan sejumlah karyawannya.

Tambahkan Kemasan Dus Cantik Untuk Menmabah Nilai Jual Pie

jual kue pie

Untuk menambah nilai jual, Yuli pun tak segan membuat kemasan dus yang sangat cantik dan menarik. Apalagi kemasan dus ini juga dilengkapi lapisan plastik untuk melihat isi pai susu di bagian dalamnya. Semua pai susu dibungkus terlebih dulu dalam kemasan plastik sebelum dikemas dalam dus. “Selain lebih higienis, juga menjaga remahan kulit pie jika pecah atau rontok agar tidak bertebaran,” jelasnya.

Berawal dari para pelanggan yang berminat untuk menjadi penjual (reseller) di sekitar Cimahi dan Bandung, kini resellernya sudah meluas tidak hanya di Jawa Barat, bahkan hingga Balikpapan dan Makassar. “Totalnya sekarang sudah mencapai 550 reseller yang ada dalam catatan saya,” ujarnya bangga. Untuk menjadi reseller dan mendapat harga khusus pun syaratnya tidak rumit. Anda cukup membeli 10 boks pai susu, boleh rasa apa saja.

Nah, Anda pun sudah diperbolehkan untuk menjual kembali pai susu 15 rasa ini. “Namun tentu saja belum termasuk ongkos kirim untuk di luar Cimahi dan Bandung,” imbuhnya. Selanjutnya, Anda tidak dibatasi jumlah pembeliannya. Membeli berapa boks pun tetap dilayani.

“Yang berbeda hanya ongkos kirimnya saja yang jumlahnya tergantung berapa banyak jumlah yang dikirim,” urainya lagi. Jika berada di Cimahi, Anda bisa mampir ke tokonya langsung yang berlokasi di daerah Cisangkan Hilir. Khusus di toko, Yuli melayani penjualan mulai pukul 08.00 – 20.00. Semua pai dibuat fresh di dapur produksi yang terletak di bagian belakang toko. Di sana ada 11 karyawan yang sigap memproduksi setiap hari mulai pukul 08.00 – 17.00.

Aroma panggangan kulit pai yang wangi langsung menyentuh hidung ketika memasuki area produksi ini. Selain memperluas areal penjualan melalui para resellernya, Yuli juga berencana untuk membuka outlet di pusat kota Bandung untuk meraih pembeli yang lebih luas.

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *