Live Painting Atau Metaekologi Kedua Bag3

Persis di tengah latar belakang bangunan Istana, menempel di dinding, properti berupa limas trapesium segitiga siku-siku dengan sudut terkecil sekitar 30 derajat. Limas ini menghubungkan bangunan dan tepi lingkaran, sisi siku-siku di depan dinding bangunan. Pada permukaan atas yang datar dan miring 30 derajat itulah munculnya tiga penari lelaki, juga mengusung kanvas, besarnya sekitar 4 x 3 meter.

Musik (oleh Otto Sidharta) mengolah suara sekitar, terasa yang kemudian membuat seluruh kompleks Taman Warisan Melayu berfokus ke arena air mancur itu. Penari hanya bergerak, lamban, menggerakkan dan digerakkan oleh kanvas, basah oleh air mancur, kemudian ”ternoda” oleh cat. Pada mulanya hanyalah seorang penari, yang tak membawa kanvas, mengambil wajan kecil yang sudah dipersiapkan di pinggir lingkaran di awal pertunjukan, yang rupanya berisi cat hitam.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *